playlist

Sabtu, 10 Desember 2011

Kultwit PKSJerman Tentang #penantiannn

Bagi yang lagi menanti duduk yang manis.

 1. Adakah dari muslimah sekalian dalam masa penantian, tentunya sesuatu banget yah , gak bisa        diungkapkan dengan kata-kata.

2. Masa penantian itu paling terasa oleh Cewek / akhwat yang sedang menunggu hadirnya sang jodoh. Disisi lain cowok / ikhwan ada masa pencarian.

3. Oleh karena itu kultuit #penantian ini spesial buat ewek/akhwat , yang cowok/ikhwan disarankan untuk menahan diri. OK guys ? 

4. Dulu, Nabi Adam as diturunkan dari surga di tempat yang jauh dari istrinya. Beliau berdua berjodoh tapi dipisah di dunia.

5. Adam as, menurut ahli sejarah diturunkan didaerah yang sekarang kita kenal dengan nama India. Istrinya diturunkan di Jeddah ( Arab )

6. Sekian ratus tahun setelah turun di dunia, beliau berdua , nenek moyang kita yang pertama tersebut bertemu di Jabal Rahmah (Arab)

7. Jabal Rahmah atau Gunung Kasih Sayang "hanya" berjarak sekitar 100 km dari Jeddah dan sekitar 6000 km dari India

8. Maka ada hikmah, sejak pasangan manusia pertama pun , laki-laki jauh lebih aktif mencari. Sedang perempuan mengalami masa penantian.

9. Hikmah ini bukan untuk menyurutkan siapapun yang sedang berusaha dalam masa penantian, namun bisa kita ambil agar tidak merasa  sendirian.

10. Sebagaimana kita semua, Nabi Adam as dan istrinya tidak tahu dimana jodohnya berada saat pertama kali berada di dunia.

11. Dan kondisinya jelas jauh lebih susah daripada kita saat ini, lebih galau. Karena apa? Karena turun ke dunia dalam keadaan terhukum.

12. Bayangkan ratusan tahun terpisah, tidak bertemu satu orang pun selama itu, tanpa petunjuk sama sekali. Hanya berusaha dan hanya berdo'a.

13. Namun kasih sayang Allah adalah pasti, bertemulah kedua pasang moyang kita tersebut, dan membawa anak cucu sampai kini.

14. Bisa ditanyakan yang sudah menikah, seandainya berpisah satu tahun saja, bagaimanakah rasanya? Niscaya jauh lebih berat.

15. Juga silahkan ditanyakan kepada yang sudah menikah, apakah sebelum mengenal didunia ini merasa pernah bertemu dengan jodohnya?

16. Lewat survey kecil, banyak yang menyatakan "Sepertinya kami pernah dipersatukan sebelum didunia ini". Persis Nabi Adamas.

17. Dipersatukan sebelum lahir dan dipertemukan kemudian.....apakah didunia ataukah sesudahnya, adalah hak Allah SWT semata. Itulah penantian

18. Apa yang bisa kita pelajari? Bahwa penantian kita semua saat ini  tidak ada apa-apanya dibandingkan mereka berdua. It's nothing !

19. Lantas apakah mereka berdua menyerah?? Apakah kemudian memilih untuk menghentikan usaha dan mencari pelarian yang negatif? Tidak

20. Oleh karena itu, semangatnya, mari yang sedang dalam penantian untuk berbenah diri dan tidak menyerah atas anugerah-Nya ini. OK, ladies !

21. Nah,  pertanyaan besarnya, bagaimana agar masa penantian bisa beremanfaat? Tetap berusaha dan tanpa menghilangkan berkah.

29. Ada beberapa tips agar masa penantian tidaklah sia-sia, bahkan bermanfaat dan barokah untuk kita serta sang jodoh yang sedang dipersiapkan

30. Pertama, kita harus yakin bahwa masa penantian ini adalah  masa-masa pelatihan atau terbiyah dan pembentukan (takwin) dari Allah untuk kita semua.

31. Mengapa dilatih dan dibenntuk? Karena masing-masing lahir dan tumbuh dengan cara yang berbeda, harus ada persiapan agar segalanya menjadi lebih indah

32. Karena baig kita selaku manusia biasa, kecocokan itu penting. Selera jangan dianggap remer, akan sangat tersa nanti pada saatnya.

33. Bisa jadi selama masa penantian ini, kita masih memiliki hal-hal yang berpotensi menimbulkan konflik dengan si dia. Ayo bersih-bersih dulu.

34. Menikah tanpa konflik itu mustahil, tapi harus diusahakan agar konflik-konfliknya tidak parah alias direduksi. Sekaranglah saatnya.

35. Sering-seringlah instrospeksi, adakah kebiasaan yang berpotensi bikin kacau rumah tangga? Tanyakan pada orang-orang terdekat dengan tulus

36. yaa...... gak selesai nih mencatatnya...................cukup sekian dulu ya.



Senin, 05 Desember 2011

Kultwit @fahrihamzah tentang #lelaki jagad

1. Lelaki yang menikmati perempuan disampingnya yang pendiam dan penurut dapat terdorong menjadi otoriter.
2. Bersyukurlah lelaki yang memiliki istri yang agresif dan dinamis karena itu mendorongmu menjadi matang dan dewasa.
3. Lelaki dewasa akan siap mendengar kata-kata yang paling pahit sambil tersenyum manis sekali
4. Lelaki matang akan siap tersenyum lebar lebih dari yang diharapkan oleh pasangannya sebagai apresiasi
5. Lelaki kekanak-kanakkan takut mendengarkan kata "tidak" dan hanya mau mendengar kata "ya"
6. Lelaki kerdil takut mendapat kata protes dan selalu menunggu pujian dan penghormatan
7. Belajar mendengar omelan istri itu penting untuk membiasakan jiwa bahwa lelaki juga manusia
8. Perempuan selalu kalah didepan laki-laki yang tak terduga akibat keluasan dan kelapangan jiwanya
9. Perempuan cepat bosan didepan laki-laki yang mudah ditebak karena sempit dan dangkal akal dan jiwanya
10. Puncak kedewasaan laki-laki ada pada senyum ketika hati sedang dilanda luka dan kegetiran
11. Pernah dengar? Nabi memasuki dapur dan membantu istrinya memasak
12. Pernah dengar? Nabi mencuci pakaiannya sendiri
13. Kepada Khadijah Nabi pernah menjadi pegawainya, mengelola usahanya dan memperkaya hartanya
14. Dengan Aisyah Nabi mengajaknya berlomba lari dan bercengkerama seperti seusianya
15. Lelaki matang tidak menangis didepan manusia. Tidak bersedih didepan orang susah
16. Lelaki jagad merasa sepi didunia yang hingar bingar dan merasa ramai ketika semua menjauh
Kultwit Kang Abik tentang #menuntut ilmu

1. Setelah ibadah faraidh tidakk ada yang lebih  utama selain menuntut ilmu. -Imam Syafi'i dan Imam Sufyan Ats Tsauri -
2. Ulama Salaf sepakat bahwa menuntut ilmu lebih utama dari ibadah sunnah (nawafil) seperti sholat sunnah, berdzikir, dll - Imam Nawawi -
3. Sebab orang menuntut ilmu, kemanfaatan ilmunya untuk kaum muslimin, umat manusia dan dirinya. Kalau ibadah nawafil  hanya untuk dirinya - Imam Nawawi -




Senin, 10 Oktober 2011

Tafsir Surat Al-Maa’uun 
dakwatuna.com - Surat ini Makkiyah, terdiri dari 7 ayat. Di sini Allah menjelaskan orang-orang yang mendustakan agama berikut sifat-sifatnya.

 1. Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? 
2. Itulah orang yang menghardik anak yatim, 
3. Dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. 
4. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, 
5. (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya, 
6. Orang-orang yang berbuat riya, 
7. Dan enggan (menolong dengan) barang berguna. 

Makna Mufradat: Arti Mufradat 
1. Balasan, ada yang mengartikannya Islam. بالدين 
2. Menghardik dan membentak dengan keras. يدع اليتيم 
3. Tidak menasihati orang lain untuk itu.
ولا يحض على طعام المسكين 4. Kebinasaan. فويل 
5. Lalai terhadapnya. ساهون 
6. Semua yang berguna dan bermanfaat. الماعون 

Syarah: 

      Ilustrasi (hdn) Tahukah kamu siapa yang mendustakan agama? Katakan kepadaku, siapakah dia? Wajib bagi orang yang beragama untuk tahu hakikat ini agar dia menjauhi hal ini berikut sifat-sifatnya. Kata tanya di sini dimaksudnya untuk membuat audiens penasaran terhadap berita lanjutannya. Juga sebagai pertanda bahwa masalah ini sangat misteri. Sebab setiap orang mengklaim dirinya membenarkan agama. Apakah kamu tahu siapa yang sesungguhnya mendustakan agama itu? Kalau tidak tahu, itulah sebenarnya yang mendustakan agama itu; yang menghardik dan memperlakukan anak yatim secara kasar serta merampas haknya jika ia mempunyai harta benda, atau haknya untuk mendapatkan sedekah jika anak itu fakir. Dia juga tidak menasihati orang lain untuk memberi makan kepada fakir miskin. Jika menasihati saja tidak, tentu dia sendiri tidak memberi makan kepada mereka. 

      Lihatlah tanda-tanda orang yang mendustakan agama sebagaimana yang disebutkan Al-Qur’an ini; merampas hak, menyakiti orang lemah, sangat pelit terhadap orang-orang yang memang punya hak. Jika kamu tahu hal itu, sungguh celaka orang-orang yang shalat, mereka yang lalai terhadap shalatnya, yang mengerjakan shalat tanpa khusyu’, tidak menghadirkan hati untuk merenungi keagungan Allah, dan tanpa mentadaburi makna yang dibacanya. Shalat yang dilaksanakan seseorang namun ia tidak merasa berada di hadapan Penciptanya. Anda melihatnya bertasbih dengan otaknya dan menggerak-gerakkan ujung jemarinya namun ia tidak sadar sudah berapa rakaat yang dikerjakannya. 

      Itulah shalat sebagian orang yang mendustakan agama. Shalat semacam ini tentu saja tidak mencegah perbuatan keji dan mungkar. Karena orang yang mengerjakannya lalai dari dzikir kepada Allah. Lebih dari itu ia juga mengharap agar dilihat manusia disebut-sebut. Mereka lakukan hal itu bukan untuk Allah. Karena terlalu pelitnya, mereka menolak memberi kepada orang yang membutuhkan. 

    Tahukah kamu siapa orang yang mendustakan agama? Dialah yang berperilaku kasar terhadap anak yatim dan tidak memberikan hak-hak fakir miskin. Di samping itu ia juga lalai terhadap shalatnya, memperlihatkan amalnya kepada manusia, dan menahan pemberiannya kepada orang lain. Celaka dan celakalah orang seperti itu. Kendatipun mereka puasa dan shalat. (hdn)

Sumber: http://www.dakwatuna.com/2011/10/15168/tafsir-surat-al-maauun/#ixzz1aMfUXvNC